Kemenlu Turki: Warga Turki yang Pergi ke AS akan Dipenjara

TURKI—Pemerintah Turki dilaporkan telah merilis larangan bepergian ke Amerika Serikat (AS) bagi warganya pada Jumat (12/1/2018). Larangan ini muncul menyusul makin maraknya aksi teror di AS.

Menurut laporan Daily Sabah, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa warga Turki yang datang ke AS akan menghadapi hukuman penjara, termasuk pejabat Negara yang datang untuk tujuan dinas.

“Kondisi terkini menunjukkan meningkatnya serangan teror dan aksi kekerasan di AS. Selain serangan bom dan penembakan, serangan dengan menggunakan kendaraan ke kerumunan, menjadikan pusat kota sebagai sasaran, stasiun metro, gedung-gedung publik, rumah ibadah, dan sekolah serta kampus juga harus diwaspadai,” demikian Kementerian Luar Negeri Turki.

Kemenlu Turki menunjuk serangan di kampus Uiversitas Ohio, Bandara Fort Lauderdale-Hollywood, Masjid Dar Al-Farooq di Mennesota, gereja di Texas, dan subway di Kota New York sebagai contoh serangan teror terbaru.

Sebelumnya, pada Kamis (11/1/2018), Kementerian Luar Negeri AS telah mengeluarkan imbauan bagi warganya untuk menunda kunjungan ke sejumlah negara yang masuk kategori kurang aman dan tidak aman.

Turki masuk ke dalam kategori negara kurang aman bersama Venezuela, Burundi, Pakistan, dan Sudan. Hubungan AS dan Turki sendiri belakangan memang kurang harmonis setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS.

ANKARA—Pemerintah Turki mengeluarkan travel warning atau larangan perjalan bagi warga negaranya yang ingin berkunjung ke Amerika Serikat (AS). Peringatan tersebut dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Turki menyusul adanya peningkatan tindakan teror dan penangkapan sewenang-wenang terhadap warga Turki di AS.

Kemenlu Turki pun menyarankan agar warga negaranya menunda rencana perjalanan ke AS.

“Dalam keadaan ini, sangat bermanfaat bagi warga yang akan bepergian ke AS untuk meninjau ulang rencana perjalanan mereka dan berhati-hati jika bepergian,” tulis pernyataan tersebut.

Pihak As sendiri juga telah mengeluarkan travel warning dengan mengumumkan daftar negara berdasarkan kategori keamanannya. Departemen Luar Negeri AS dalam perbaruan travel warning yang mereka rilis beberapa waktu lalu itu menempatkan Turki, Sudan, Rusia, Pakistan, Guatemala, dan Venezuela sebagai negara berisiko kategori ketiga dalam hal keamanan.

“Kami telah mengamati bahwa di AS terjadi peningkatan aksi terorisme dan kekerasan,” tulis peringatan resmi Pemerintah Turki seperti dikutip dari MEMO, Jumat (12/1).

Peringatan itu disebut mengacu beberapa insiden teror yang terjadi di AS dalam bebeapa bulan terakhir.

“Serangan dengan menggunakan kendaraan, bom, dan senjata api mungkin dapat terus menargetkan tempat dan wilayah lain di AS, termasuk pusat kota, acara-acara kebudayaan, hingga stasiun bawah tanah, bangunan negara, dan lainnya,” jelas pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *